Minggu, 07 Juli 2013
KUTIPAN 'LANGKAH PASTI MENUJU BAHAGIA"
Inilah sepenggal kutipan buku yang berjudul “Langkah
Pasti Menuju Bahagia”, karya Dr. Abdul Muhsin Bin
Muhammad Al-Qosim, terbitan Daar An-Naba’. Ana share
sebagai upaya nasehat-menasehati dalam menetapi
kebenaran dan kesabaran Ibnul Jauzi berkata, “Dahulu, ketika aku sedang asyik
mencari ilmu, aku menemui berbagai kesulitan yang
semuanya itu lebih manis bagiku dari pada madu, itu
semua tidak lain demi mendapatkan apa yag kucari dan
kudambakan. Ketika aku masih muda belia, aku
membawa beberapa potong roti kering, kemudian aku keluar dalam rangka mencari hadits Nabi Shallallahu
‘alaihi wa sallam, lalu aku duduk di tepi sungai ‘Isa
karena tidak kuasa memakan roti-roti itu kecuali
dengan air. Maka tiap kali aku makan sepotong, aku
langsung minum air.. toh demikian, mata hatiku tidak
melihat melainkan kenikmatan dalam meraih ilmu” Ibnu Katsier bercerita tentang dirinya ketika beliau
sedang menulis kitabnya yang berjudul “Jaami’ul
Masaanied”, “Konon aku terus-terusan menulisnya di
malam hari, sedang cahaya pelita yang menerangiku
terang-redup hingga aku pun jadi buta karenanya” Dengan memperhatikan kesudahannya kelak, niscaya
akan terasa ringan bagimu untuk bersabar atas segala
kesulitan itu. Barang siapa menafkahkan masa mudanya untuk
mencari ilmu, maka ketika tua akan kagum dengan
‘hasil panennya’ dan merasa nikmat ketika menuliskan
apa yang dikumpulkannya selama ini, seakan-akan ia
tidak pernah merasakan hilangnya kenyamanan
sedikitpun bagi tubuhnya tatkala melihat kenikmatan dari ilmu yang diraihnya. Ada seseorang yang bertanya kepada Imam Ahmad,
“Kapan saatnya untuk bersantai?”, maka beliau
menjawab, “Ketika sebelah kaki kita berhasil menginjak
syurga!” Allah akan selalu bersamamu sesuai dengan kadar
ketulusanmu dalam mencari ilmu, kadar
keberpulanganmu kepada-Nya, dan keyakinanmu akan
tiadanya daya dan upaya melainkan dari-Nya
semata.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar